Kabupaten Bogor - Teras Gunung Sindur adalah Media Komunikasi Komunitas Tanah Impian di Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor

Wanita Cantik di Mata Pria

Wanita Cantik di Mata Pria
Wanita-wanita Berparas Menawan Hati

News

Back to Kabupaten Bogor

Senam Bersama Warga Perumahan Bukit Dago, Gunung Sindur


Gunung Sindur (TerasGunungSindur) - Warga Komplek Perumahan Bukit Dago RT 04 RW 15 Rawa Kalong, Kecamatan Gunung Sindur,  Minggu 13 Januari 2019 mengadakan Senam Bersama. Ikut dalam senam bersama tersebut, Ketua RW 15.

Kegiatan senam bersama dilakukan secara rutin setiap bulan, yang diikuti seluruh warga di RT 04. Wiwin Sulistyani, salah seorang ibu yang ikut senam, menyatakan, biasanya senam diikuti semua warga termasuk Ketua RT dan RW.

"Melalui kegiatan senam bersama, kami berupaya memasyarakatkan olah raga dan mengolah-ragakan masyarakat. Manfaat lain, kegiatan senam bersama ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan silaturahmi antar warga" ujar ibu Wiwin.

Ibu Wiwin lebih lebih lanjut menyatakan, selain senam bersama, warga juga melakukan "jogging track". Berkat kepemimpinan Ketua RT dan RW, kegiatan ini dapat berlangsung secara rutin. (Agus Pranoto)

Club Motor Vespa "Sonic Crush" Gunung Sindur Aktif Di Bidang Kemanusiaan

Bogi Adriansyah (sebelah kiri, kaos biru) dan Rizky Maulana (sebelah kanan, kaos merah)
Gunung Sindur (TerasGunungSindur) - Club motor Vespa Scooterist Independent Crush (Sonic Crush) Gunung Sindur, beranggotakan 43 orang. Anggota club, adalah anak-anak muda di Kecamatan Gunung Sindur, yang sangat menggandrungi motor vespa.

Menurut Rizky Maulana, Ketua Sonic Crush, motor vespa legendaris. Ketangguhan mesin, perawatan dan suku cadang yang mudah didapat, serta modelnya dan suara mesinnya yang khas, membuat motor vespa mempunyai nilai lebih.

Kegiatan Baksos
"Kegiatan Sonic Club bukan hanya  touring saja. Kami juga peduli pada masalah-masalah kemanusian. Setiap ada bencana alam, kami melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu korban bencana. Ketika terjadi Bencana Palu, kami bekerjasama dengan teman teman Karang Taruna Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur" ujarnya.

Baksos Donggala
Lebih lanjut, Kang Rizky yang lebih akrab disapa "marmut", menjelaskan komunitas motor vespa hampir semua kecamatan ada. Untuk itu, dirinya berkeinginan menjalin silaturahmi sesama komunitas, dan melakukan touring bersama (Agus Pranoto)

Sejarah Kabupaten Bogor


Ternyata, Kabupaten Bogor adalah salah satu wilayah dari pusat kerajaan tertua di Indonesia. Hal ini terkuak dari catatan Dinasti Sung di Cina (mendiskripsikan bahwa pada tahun 430, 433, 434, 437, dan 452 Kerajaan Holotan mengirimkan utusannya ke Cina), ditambah dengan prasasti yang ditemukan di Tempuran sungai Ciaruteun dengan sungai Cisadane, yang menjelaskan pada pertengahan abad ke 5 M di wilayah ini sudah ada sistem pemerintahan.

Prof. Dr Slamet Muljana dalam bukunya Dari Holotan ke Jayakartamenjelaskan bahwa Holotan adalah transliterasi Cina dari kata Aruteun

Sementara Kerajaan Aruteun adalah salah satu kerajaan Hindu tertua di Pulau Jawa, dimana Prasasti Ciaruteun adalah bukti sejarah perpindahan kekuasaan dari kerajaan Aruteun ke Kerajaan Tarumanagara di bawah Raja Purnawarman, pada akhir abad ke-5.

Prasasti-prasasti lainnya peninggalan Purnawarman yang dapat ditemukan, antara lain; prasasti Kebon Kopi di Kecamatan Cibungbulang, Prasasti Jambu di Bukit Koleangkak (Pasir Gintung, Kecamatan Leuwiliang), dan prasasti Lebak (di tengah sungai Cidanghiyang, Provinsi Banten), juga sebagai bukti sejarah yang tidak dapat disangkal lagi.

Kerajaan Tarumanegara terletak di daerah Salakanegara. Lebih tepatnya berada di daerah Banten dan Bogor, dengan Ibukotanya Sundapura. Pada abad ke 6 dan ke 7 Kerajaan Tarumanagara adalah penguasa tunggal di wilayah Jawa Barat.

Setelah Tarumanagara tidak berkuasa, kerajaan yang pernah ada  di Tanah Pasundan (Jawa Barat) adalah Sunda, Pajajaran, Galuh, dan Kawali. Semuanya tak terlepas dari keberadaan wilayah Bogor dan sekitarnya.

Ada berbagai pendapat, pertama, kata Bogor berasal dari kata “Buitenzorg” nama resmi dari Penjajah Belanda. Pendapat kedua menyatakan bahwa kata Bogor berasal dari kata “Bahai” yang berarti Sapi - kebetulan ada patung sapi di Kebun Raya Bogor, juga menurut informasi bahwa Kampung Bogor dulunya terletak di dalam lokasi Kebun Raya Bogor yang mulai dibangun pada tahun 1817.

Pendapat lain menyebutkan Bogor berasal dari kata Bokor yang memiliki makna Tunggul Pohon Enau (Kawung). Sementara dalam sebuah dokumen tanggal 7 April 1952, tertulis “Hoofd Van de Negorij Bogor” yang 
terjemahan bebasnya memiliki arti Kepala Kampung Bogor

Cikal bakal masyarakat Kabupaten Bogor, dimulai dari penggabungan sembilan Kelompok Pemukiman oleh Gubernur Jendral Baron Van Inhof pada tahun 1745, sehingga menjadi satu kesatuan masyarakat yang kemudian berkembang menjadi besar hingga sekarang, atau yang pada akhirnya menjadi inti masyarakat Kabupaten Bogor.

Sejarah berdirinya Kabupaten Bogor, ditetapkan tanggal 3 Juni, hal ini diilhami dari tanggal pelantikan Raja Pajajaran “Sri Baduga Maharaja” yang dirayakan pada tanggal 3 Juni 1482 selama sembilan hari yang disebut dengan upacara “Kedabhakti”.

Pada awalnya Pusat Pemerintahan Bogor berada di wilayah Kota Bogor, tepatnya di Panaragan, kemudian berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1982, Ibu Kota Kabupaten Bogor dipindahkan, dan lalu ditetapkan di Cibinong. Sejak tahun 1990 pusat kegiatan pemerintahan menempati Kantor Pemerintahan di Cibinong.

Sumber: dari berbagai sumber - Foto : Istimewa

Sapto Satrio Mulyo - Semoga Bermanfaat

Komunitas Tanah Impian - Perpustakaan Tanah Impian

Wanita Cerdas Hormati Pria Berpengetahuan Luas

Wanita Cerdas Hormati Pria Berpengetahuan Luas
Jendela Nusantara

Proud to be Indonesia

Proud to be Indonesia
Back to Local Wisdom
Back To Top